Setiap bulan Agustus, pekik “Merdeka!” menggema di seluruh penjuru negeri. Namun bagi kita yang bergerak di sektor agraris, kemerdekaan sejati bukan hanya tentang mengenang sejarah, melainkan tentang bagaimana kita hari ini mampu berdaulat di atas kaki sendiri—khususnya dalam hal penyediaan pangan bagi lebih dari 280 juta rakyat Indonesia.

Kenyataannya, tantangan terbesar sektor peternakan dan perikanan nasional saat ini adalah masih tingginya ketergantungan pada bahan baku pakan impor. Mulai dari bungkil kedelai (SBM) hingga tepung ikan berkualitas tinggi, fluktuasi harga global dan kendala logistik internasional sering kali menjadi momok yang menjepit profitabilitas peternak lokal.
Di titik inilah, PT Nusfeed Sarana Pangan mengambil peran bukan sekadar sebagai produsen, melainkan sebagai mitra strategis menuju Indonesia yang mandiri pangan.
Menggali Potensi Lokal, Menghasilkan Kualitas Global
Kunci utama pengurangan impor adalah optimalisasi bahan baku lokal. Indonesia kaya akan sumber daya alam yang jika diolah dengan benar, memiliki nilai nutrisi yang tidak kalah bersaing.
Kami di Nusfeed berkomitmen untuk secara aktif menyerap hasil bumi dari petani dan nelayan lokal. Melalui riset yang mendalam, kami memanfaatkan bahan baku alternatif berbasis lokal—mulai dari jagung pilihan, dedak padi berkualitas tinggi, hingga pemanfaatan produk sampingan industri pertanian yang kaya protein—untuk diintegrasikan ke dalam formulasi pakan kami.
Kualitas Tidak Boleh Dikompromikan. Menggunakan bahan baku lokal bukan berarti menurunkan standar. Bagi Nusfeed, lokal berarti lebih segar, lebih cepat didistribusikan, dan lebih adaptif terhadap kebutuhan ternak di iklim tropis Indonesia.
Jembatan Teknologi Modern
Bagaimana cara memastikan bahan baku lokal menghasilkan performa ternak yang optimal? Jawabannya ada pada teknologi formulasi dan produksi modern.
Nusfeed menerapkan standardisasi ketat yang didukung oleh teknologi terkini:
- Akurasi Formulasi Berbasis Laboratorium: Setiap bahan baku lokal yang masuk melewati uji proksimat yang ketat untuk memastikan kadar protein, lemak, serat, dan mikronutrien berada pada angka presisi.
- Proses Produksi Higienis & Efisien: Menggunakan mesin pengolahan modern yang memastikan pakan memiliki tingkat homogenitas tinggi, mudah dicerna (high digestibility), dan memiliki ketahanan fisik yang baik (tidak mudah hancur sebelum dikonsumsi).
Dengan sentuhan teknologi, bahan baku yang ada di sekitar kita bertransformasi menjadi pakan premium yang mampu menekan nilai Feed Conversion Ratio (FCR), sehingga peternak dan pembudidaya bisa panen lebih cepat dan efisien.
Bersama Nusfeed, Merdeka Pangan dari Hulu ke Hilir
Mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan adalah kerja maraton, bukan sprint. Ketika peternak kita mampu mengakses pakan berkualitas tinggi dengan harga yang lebih stabil karena minimnya ketergantungan impor, maka harga daging, telur, dan ikan di pasar pun akan menjadi lebih terjangkau dan sehat bagi masyarakat luas.
Di momentum bulan kemerdekaan ini, PT Nusfeed Sarana Pangan mengajak seluruh peternak, pembudidaya, dan mitra industri untuk memperkuat sinergi. Mari bangga menggunakan produk dalam negeri, mengoptimalkan potensi bumi pertiwi, dan bersama-sama melangkah menuju Merdeka Pangan!
